Jaket Bulu? Tidak Ada Salahnya Untuk Dicoba!

The Revenant. ©20th Century Fox

Mantel bulu merupakan salah satu item fashion yang memiliki kesan sangat feminin dan jarang digunakan oleh pria kecuali pada beberapa selebritis tertentu yang terlihat cukup mencolok. Mantel bulu ini selain memberi kehangatan juga menandakan penampilan yang terlihat kaya dan makmur. Namun di awal tahun 2016 ini terjadi pergeseran dari mantel bulu menjadi sebuah pakaian yang banyak digunakan oleh pria.

Pergeseran ini sedikit banyak dipengaruhi oleh munculnya dua film baru yaitu The Revenant dan The Hateful Eight. Pada kedua film yang cukup menegangkan tersebut, tokoh utama dari masing-masing cerita menggunakan mantel bulu sebagai pakaian mereka dan meninggalkan kesan yang macho dan maskulin pada pakaian yang digunakan.

 

Hatefull Eight ©The Weinstein Company

Selain itu, berbagai merek pakaian besar juga mengeluarkan koleksi mantel bulu pada pakaian pria terbaru mereka. Dilansir dari Quartz, sekitar 63 persen dari beberapa desainer yang melakukan peragaan busana di London, Milan, dan Paris memanfaatkan bulu sebagai bahan bagi koleksi pakaian mereka.

Di Milan, terdapat merek-merek tenar seperti Dolce & Gabbana, Marni serta Thom Browne yang merilis pakaian dengan bahan dasar bulu pada koleksi pakaian mereka. Di London, bulu digunakan di pakaian pria oleh Burberry, Coach, dan JW Anderson. Sedangkan di Paris, Louis Vutton, Dries Van Noten, dan Valentino juga menggunakan bahan yang sama dalam koleksi pakaian mereka.

 

Penggunaan bulu ini termasuk sebuah hal yang cukup unik karena sebelumnya jenis bahan ini selalu diasosiasikan dengan pakaian wanita. Bahan bulu pada pakaian pria ini juga merupakan salah satu usaha dalam mencari pakaian yang netral secara gender dan dapat digunakan oleh pria dan wanita yang sedang ramai dibicarakan di dunia fashion saat ini. Dengan perubahan cara pikir seperti yang terjadi saat ini, tampaknya bulu tidak akan jadi monopoli bagi pakaian wanita saja

sumber: merdeka.com